Legitnya Jatuh Bangun Cari Pekerjaan Pertama. Buatmu Paham Skripsi Kemarin Belum Ada Apa-apanya

Bangun siang itu juga harus disoraki ibu dengan kencangnya, lalu duduk sesaat untuk kumpulkan nyawa. Saat kuliah dahulu, pagi hari ialah peristiwa yang paling kamu nantikan. Tetapi sekarang ini, ketika berada tambahan dua huruf ada di belakang agen bola online terpercaya namamu, pagi hari rasanya berlainan sekali. Setiap pagi rasanya jantungmu berlomba bisa lebih cepat. Apa lagi pada saat ke-2 matamu bertatapan langsung dengan ayah dan ibu, duh maunya pengin ngomong:

Iya, sesudah sekian tahun hidup di tanah rantau dan mengakhiri pengajaran, pada akhirnya sampailah kamu di babak menjadi pengangguran. Atas nama bakti ke ke-2 orang-tua, kamu kembali pada desa halaman. Sudah pasti dengan berbesar kepala dan semangat membara, kamu jumawa sebab pasti memperoleh pekerjaan di situ. Tetapi yang berlangsung malah kebalikannya. Bukanlah segera mendapat kerja pertama tetapi kamu harus rasakan pedihnya jadi advokat – pengangguran penuh tidak ada acara. Minggu-minggu pertama sich kamu biasa saja, tetapi semakin lama kamu tertampar juga.

Dari semua mata kuliah yang pernah ada, skripsi jadi raja antara semua. Kecuali berat SKS-nya semakin banyak, tetapi perjuangan untuk melaluinya juga sampai mempertaruhkan waktu, tenaga, bahkan juga terkadang cinta. Ah jika diingat kembali cuman dapat untukmu mengelus dada karena sangat prihatinnya.

Jika bicarakan skripsi, tidak komplet rasanya jika tidak bicarakan dosen pembina. Juga denganmu yang mendapatkan beliau-beliau yang mmm sulit sekali untuk sebatas dijumpai. Tidak cuman sekali 2x, tetapi kesusahannya kamu jumpai dari ngajuin gagasan, diskusi, sampai koreksi. Kamu bahkan iri hati sama mereka yang berpeluang dituntun dosen yang lain, hingga proses ke arah kelulusan juga tidak setersendat diri kamu.