Jadi Ibu Rumah Tangga Itu Nggak Mudah. Tugasnya Nggak Cuma Nemenin Anak, Masak, Lalu Sudah

Sejauh ini orang selalu memandang pekerjaan selaku ibu rumah-tangga ialah pekerjaan yang gampang. Tidak ada sesuatu hal bermakna yang perlu ditangani, cuman menunggu anak main dan suami pulang. Ibu rumah-tangga dipandang punyai kebanyakan waktu senggang, yang pada akhirnya cuman dipakai untuk bergosip dengan tetangga samping.

Walau sebenarnya jadi ibu rumah-tangga tidak segampang keliatannya. Mengendalikan manajemen rumah, mengasuh anak, mempersiapkan semua keperluan keluarga, mungkin ialah beberapa hal penting yang tidak kamu peroleh ilmunya dari kursi sekolahan. Jadi saat sebelum kamu memandang sepele pekerjaan seorang ibu rumah-tangga, kamu harus tahu beberapa hal ini dahulu.

Walau tidak harus pergi ke kantor, berjibaku dengan macet, punyai banyak agenda rapat yang perlu didatangi, dan baru pulang ke rumah waktu matahari sudah tenggelam, pekerjaan ibu rumah-tangga banyak juga. Pekerjaan itu bahkan juga diawali pada waktu buka mata sampai kelak saat sebelum tidur. Dimulai dari menggugah beberapa anak dan mengendalikan penyiapan mereka ke sekolah. Mempersiapkan makan pagi, pastikan nutrisi keluarga terbangun, lalu mengantarkan anak ke sekolah.

Sendirian di dalam rumah bukan bermakna dapat leha-leha. Rumah perlu dibikin bersih, dan baju-baju kotor harus dicuci. Belum usai pekerjaan rumah, datang waktunya jemput anak dan mempersiapkan makan siang. Pada sore hari, banyak pula yang perlu dilaksanakan, dimulai dari mempersiapkan makan malam sampai menolong si anak belajar. Saat suami pulang sesudah bekerja, ada pekerjaan baru yang perlu ditangani. Ini berulang-ulang sehari-harinya.