6 Alasan Psikologis yang Buat Kebiasaan “Ntar Dulu Ah” Terasa Nikmat Sekali

Kamu tentu pernah merasakan peristiwa di mana kamu malas sentuh pekerjaan, sesaat deadline telah menunggu. Bahkan bisa saja kamu belum mengawali pekerjaan itu sama sekalipun. Walaupun pada akhirnya pekerjaan itu kamu lakukan saja, proses penyelesaiannya membuat depresi dan hasilnya juga kurang memberikan kepuasan.

Anehnya, aktivitas menahan-nahan ini tetap kamu kerjakan.

Untuk kamu yang kerap tunda pekerjaan, umumnya pekerjaan usai di beberapa menit paling akhir. Prosesnya yang serba tergesa-gesa, tidak fokus, dan grogi waktu ingin dekati deadline sudah tidak mengejutkan buatmu.

Sebenarnya, ada banyak argumen yang membuat kamu tunda pekerjaan. Hal itu sering tampil dari pada diri sendiri lho. Rutinitas tunda ini sudah melekat dalam otak — untuk menghilangkan, kamu harus pahami dahulu argumen psikis mengapa kita selalu menahan-nahan.

Apa ya kurang lebih? Baca yok pembahasan Hipwee di bawah ini!

hmm…ini apa sich? lewat www.tumblr.com

“Aduh saya beneran tidak memahami nih sama pekerjaannya. Kerjain kelak saja dech jika kembali mood.”

Saat dikasih pekerjaan, awalannya tentu kamu memeriksa seperti apakah pekerjaan itu. Apa gampang ditangani dan apa kamu menguasainya? Umumnya yang membuat kamu tunda ialah jika pekerjaannya berasa susah. Walau sebenarnya baru disaksikan sepintas lho, bahkan juga belum kamu mulai lakukan. Kamu juga sudah berserah lebih dulu dan pilih untuk tunda. Terkadang, tidak bingung jika kamu jadi lupa melakukannya.

update status dahulu lewat weheartit.com

“Pekerjaannya kelak jam 2 dikumpulin woy! Tidak boleh main Tiktok dong~”

“Hehe… Iya. Setelah hebat sich ini!.”

Sudah tahu deadline di muka mata, tetapi kamu tetap rileks melawannya. Kamu malahan menyibukkan diri dengan sosial media atau melihat sinetron seri Turki ditelevisi. Beberapa penyeling yang cukup mengusik ini sesungguhnya dapat kamu tolak dengan pertimbangan apa yang akan berlangsung jika kamu ingin terus-terusan tunda semacam ini? Dengan demikian diinginkan kamu dapat konsentrasi pada pekerjaan yang lagi menunggu.